Lilypie Kids Birthday tickers

Lilypie Kids Birthday tickers

Friday, 16 March 2012

My Second Breathless Moment


It is 2:30 a.m. now.. Sakit bgt rasany.. Sesak sekali.. This condition is worse than the last time I got but my mind wasn't as calm as it is now. I can even count how many breathe I can take in a minute.. And support myself to keep breathing.. Feels like going to be kicked out of this so-damn-beautiful world but really I wanna stay a little longer.. God help me out of this situation.. Yes I do I wanna meet you but please not now.. Hope you understand, dear God.. I love You so much..

Tuesday, 13 March 2012

Kening Fitrop


Mungkin buat orang-orang diluar sana yang hobi baca menahun ngerasa biasa aja dengan hal ini, tapi buat aku yang udah kehilangan kebiasaan itu beberapa tahun lalu yang nyasar entah kemana, ini hal paling extra-ordinary bisa melahap habis buku Fitrop dalam tempo 24 jam (ya.. lebih dikit lah..) seperti saat melahap komik Sinchan dan sejenisnya dulu.. beberapa tahun lalu.. Selamat bu Fitrop, anda berhasil membuat saya membayangkan anda dalam scene-scene film di Kening saya.. Salam buat Agra.. Pribadinya menarik hati (ceilah..) Siapa dia sebenarnya?? #wink-wink

Monday, 7 November 2011

My Decision I Have to Make :)



I don’t know where to start, beneran deh.. bener2 gak tau harus mulai dari mana? Karena memang aku gak pernah tau kapan ini semua berawal.. Beberapa bulan ini aku berpikir, mengalami banyak dilemma antara tetap bertahan atau menyerah saja. 


Akan aku beberkan alasan kenapa aku merasa harus bertahan dan kenapa aku pingin sekali menyerah. Aku harus bertahan karena aku merasa aku terlalu takut dan khawatir untuk melepas semuanya. Aku gak mau orang yang membenciku dan aku benci itu merasa menang dan tertawa bangga setelah kepergianku karena sudah pasti dan positif sekali bahwa dialah nantinya yang akan menggantikan posisiku jika aku menyerah dan pergi dari tempat itu, disisi lain jika aku menyerah maka hilang semua pencapaianku selama ini, apa yang sudah susah payah aku raih, apa yang sebenarnya memang aku dambakan dulu, so called ideal lah walaupun memang tak terlalu ideal jika yang melihat adalah orang diluar sana yang jauh lebih tinggi diatasku.. tapi setidaknya inilah pencapaian tertinggi yang bisa aku raih dan capai. 


Disamping itu aku pun sudah mulai terbiasa dengan segala tetek bengek didalam tempat ini, aku sudah paham baik buruknya, alurnya.. semuanya.. imbalan yang ditawarkanpun menjadi bahan pertimbanganku untuk merasa perlu terjebak dalam dilemma ini. Hah, semuanya.. teman-teman baru yang baru bergabung, yang memberikan harapan besar bagiku untuk bekerjasama bersama mereka.. Dalam hati berkata, kenapa hanya karna satu orang itu yang membenciku dan yang aku benci membuat aku menjadi seperti ini, seharusnya dia yang merasa terjebak dan dilemma karena diukur dari loyalitaspun dia masih jauh dibawahku.. bukan hanya terlihat dari berapa lama aku mengabdi tapi juga dari bagaimana aku mampu bersosialisasi dengan baik dengan teman lain.. entahlah.. tapi memang kalau boleh dibandingkan kepintaranku dengan kepintarannya aku masih kalah, bahkan aku yakin dia merasakan hal yang sama.. dan menemui ketidaksesuaian denganku. Karena itulah aku rasa aku tak sanggup untuk harus bekerjasama dengannya. Biar ku ceritakan hal yang membuatku jengkel dan marah padanya dan aku rasa itu cara dia menjebakku dan BINGO!! Aku terjebak.. 


Biar ku beri gambaran singkat tentang dia, bukan bermaksud menjelek2an tapi inilah kenyataannya.. dia adalah orang yang sangat amat concern dengan alat tukar yang disebut UANG.. Dia selalu menginginkan apa yang dia dapatkan harus sebanding dengan kepintaran dia. Aku tidak menyalahkan, itu benar sekali.. tidak hanya bagi dia ku rasa, bagi semua orang pun iya.. tapi cara dia mengungkapkannya adalah dengan menonjolkan nilai akademiknya saat kuliah.. maaf maaf kata, nilai akademis buka jaminan seseorang bisa mempunyai kemampuan sepadan.. Well, ya.. dia tipe orang yang ngotot dan suka berdebat, yang notabene aku gak suka dengan orang semacam itu, karena sebaik apapun alasan kita selalu ada cara bagi dia untuk ‘membantai’ lawan bicaranya.. 


Owh iya, kembali kepenjebakan itu.. suatu hari dia berkata padaku dengan nada datar, seolah-olah santai tapi serius, “coba tolong tanyakan apa kita dapat kucuran dana dari proyek ini” yang terlintas dalam pikiranku adalah dia juga akan menanyakan hal itu pada sang empunya kuasa.. bodohnya aku, aku merasa dia anak buahku dan aku harus memberi yang terbaik baik dia dan lainnya.. aku tanyakanlah itu pada IBU NEGARA, dengan nada yang baik, santun, sopan.. tapi kemudian ditengah perbincanganku dengan ibu negara tersebut dari nada bicara ibu negara sedikit tersurat bahwa.. ‘kamu kok jadi mata duitan?’ (karena selama ini aku bukan tipe orang semacam itu) Akhirnya aku semakin menghalus dan lari kepada hal lain.. dan kemudian, jauh hari sesudahnya ketika ada perbincangan dengan banyak orang, dia curcol masalah kompensasi yang dia dapatkan dan janji2 yang diberikan ibu negara dan presiden dan benar-benar dengan kata-kata yang tidak enak didengar, walaupun sebenarnya akupun tidak begitu sepaham dengan si empunya kuasa tapi mendengar cara dia berkata aku sedikit naik darah.. bukan karena apa-apa, hanya karena caranya mengungkapkan yang tidak benar.. Kritik kalau disampaikan dengan baik dan sopan orang akan menangkapnya sebagai masukan, tapi pujian yang disampaikan dengan nada dan intonasi tinggi akan tertangkap sebagai hinaan.. 


Saking panasnya aku mulutku langsung berkata.. “Kalau masalah kyak gitu ya harus diomongin, ngomong langsung gitu lho sama mereka, ingetin mereka.. janji itu utang, kalau kamu gak ngingetin bisa jadi masalah buat mereka”, setelah aku berbicara dia melanjutkan, “yg mereka janjikan itu lho hanya berlaku saat itu, sesudahnya gak ada tuh hal-hal semacam itu”. “Nah itu dia, namanya orang bisa lupa, siapa tau mereka lupa kalau udah bicara gitu ke kamu..” lalu tau apa yang dia katakan.. “Aku kalau masalah duit itu gak pernah mau aku bahas, ya sudahlah..” SUDAHLAH??? Hellowwww… lha kamu barusan ngomongin apa klo bukan ngomongin duit?? Gitu kok bilang gak usah diomongin.. Kalo emang niat gak mau diomongin dan ya sudahlah, sebaiknya simpanlah buat KAU sendiri, janganlah bagi-bagi kabar buruk tentang orang.. ku banting juga KAU.. 


Lalu pikiranku melayang kehari dimana dia memintaku bertanya pada ibu negara.. YA TUHAN!!! Ternyata aku dijebaknya saat itu.. dia meminta aku bertanya, aku menangkap sinyal diapun akan menanyakannya.. ternyata.. dengan perkataannya yang baru saja itu berarti mustahil dia mengatakannya pada ibu negara, SIAL!!!! Ibu negara sudah berpikiran negative padaku.. ternyata dia menjebakku.. aku gak bisa terima saat itu.. dan sampai sekarang aku masih bisa mengingat wajahnya saat memintaku melakukannya.. dan saat ini wajah itu menyeringai dengan senyum liciknya.. “RASAIN KAU…” SIALLL.. Itu baru salah satu hal yang membuatku ingin menyerah. 


Owh iya, dia orang yang sangat suka mengatur. Ketika aku diberi mandat oleh si empunya kekuasaan, dialah yang berperan aktif.. bukan dalam hal membantu pekerjaan tapi berusaha mendelegasikan beberapa hal, yah seperti membagi tugas begitu lah.. “Itu serahin ke A aja, kamu ngerjain yang B (yg sulit), biar aku yang C” dalam hati aku berkata, mandat itu diberikan kepadaku, bukan kepadamu, jadi buat apa kamu susah-susah mengatur.. Yah.. hal-hal tidak kooperatif seperti itu lah.. Ketika saat ini aku berada dibawahnya pada suatu proyek pun aku tidak banyak cing cong, aku tidak mendebat, aku malah senang dan berpikir positif bahwa beruntunglah bukan aku yang harus melakukan hal itu.. 


Owh iya, hampir lupa.. pernah suatu ketika kami mengadakan pertemuan, dan disaat pertemuan itu belum aku tutup, dia sudah membuka pertemuannya.. aku diam, berusaha melihat sampai mana dia sadar bahwa pertemuanku belum aku tutup dan masih ada hal yang harus aku katakan.. tapi tak ada reaksi, maka spontan aku berkata, “maaf ya, pertemuanku belum selesai,” dia kelihatan kaget tapi berusaha menyembunyikannya dan dengan sok cool (baca:sekul) dia berkata, “Iya lanjutkan, apa lagi??” nadanya cukup tinggi untuk disiratkan sebagai emosi. Aku diam penuh emosi dan kemudian berkata, “sudahlah kapan-kapan aja” dan langsung keluar dari tempat itu.. sialan kan??? 


Yah itulah.. aku rasa setelah membaca sedikit, hanya sedikit contoh-contoh sikapnya yang sangat SUCKS bisa dibayangkan betapa aku tidak akan pernah bisa bekerjasama dengan tipe orang semacam ini. Bagaimana dengan kalian semua?? Jika ada yang sanggup, wah.. angkat topi aku.. kalau ada yang tidak sanggup, yah.. kalian pasti paham bagaimana keadaanku.. itu Cuma sedikit contoh dari sikapnya yang menjengkelkan.. mau tau yang lain?? Ntar aja.. untuk saat ini segitu dulu.. 


Aku ingin menyerah dan harus menyerah karena aku rasa tempat ini sudah bukan tempat yang dulu aku kenal dan sudah bukan tempat yang membuatku nyaman ketika aku memasukinnya. Saat berada dirumah aku merasa aku harus bertahan mengingat 3 tahun yang sudah aku lewati tapi ketika berada disana.. 


Hhhmmm.. I just don’t belong here.. I need somewhere else, I need a place I could feel like home, like I used to feel there before her coming.. but it seems so far away and I just couldn’t do anything but to give up and move on my own way.. 


3 years.. it’s not too early or too late to let go, to say goodbye.. goodbye sucks somehow but saying hello to new place is much better.. it’s just the perfect time.. 


I ever thought that people might call me coward but for my happiness no matter what ppl mi8 think I will move forward.. she mi8 laugh at me with evil face when I turn my back and go, but that’s not important at all, the most important thing is finding my happiness.. 


It’s too comfortable there, too much fun have been shared but need to share other fun in other place and time.. 


One quote I found it really influence me: give up doesn’t mean you are weak, it means you are strong enough to let go.. to let go all those highest position to find other higher position than before.. the most important thing is to find happiness I cannot find anymore there.. it’s my final decision.. I have to say goodbye.. ^_^

Monday, 8 August 2011

It has been a long time since the last time I logged in to this lovely diary, missing writing so much but nothing can be shared today... need silent time situation and condition to rewind my mind and write it down here.. hahaha...

So here I come just to say "Happy Ramadan Month" wishing you a very blessing month..

I will come next time in the right time to write down the days I've been through...

C Ya!!

RGB

Monday, 18 July 2011

Ngglethek

Walking around so far, wasting some of my times, then choosing what I want and what I like.. Just to find out at last that what I really wanted do not belong to me..

◦◦◦

Well, I intentionally stopped speaking and just waited and see.. Not even choosing which I need or I want, I just follow him.. And what I have guessed is right.. We're going no where.. And got nothing.. I just tried to make the analogy of this moment and other important decision in life.. Marriage.. Really hope that is not what will happen in my life with him..

Sunday, 5 June 2011

One Voice was Heard by God


04-06-11
22:16
I have to write or I will surely forget it or even I will never have time to write it.

I got a very terrible cough and flu yesterday. Actually I have felt that since 31st of May, but I didn't know why people started recognizing that I got flu and cough a day after that day. Well, that's not too important. Just a lil curious how it could happen. It might be the sign that this time the flu and cough would be worse than before.

Two days ago when I woke up in the morning, I got a more terrible flu and cough than before. It was so difficult for me to take a breath. I nearly forgot how to breathe. I cried, crumble, all the negative thought passed through my mind. I was so panic. I send text to my friend, asking whether it is kind of asthma or not. At night I couldn't sleep, coz I couldn't freely breath. My breast was so sick. It felt like something kept pushing it and wouldn't let me breathe. I tried my best to sleep hoped something good would happen when I woke up.

But yesterday I was getting even worse. In the morning at six I tried to take the same medicine I had taken the previous night, coz I felt the cough was getting better after I took that medicine. But then I found myself getting worse even in the afternoon so I decided not to work coz I was so afraid I would make all the people at work got disturbed by my groan/whimper... And it would not good for the environment.

Dad said Mom got a prescription from our relative who is a doctor, well I felt a lil relieve coz I believe soon they would bring the medicine to me but... I was waiting for about three hours or so, but they didn't come. They came in the evening. Oh God, you know how terrible my condition was.

Well, I took the medicine but I didn't feel anything better in me. My HC came and talked to me, he served me a glass of warm ginger water. And I drank it. We didn't know why anytime he wanted to go home there was always something to cancel it. Then we were talking until about 8.

We were so shocked coz my uncle came to us and talked to us. At first I thought he would blame me for something or just remind us of something. But then we knew he wanted to talk about me and my HC relationship. He has known that we are having a serious relationship. He said that my sickness -ma ag- is caused by stressful thinking. And he really believe that this is bcoz I was thinking about our relationship.

He said he was out too long this day bcz he talked abt this things to mom. I didn't know whether to agree on what he said or not, coz I myself was not sure if it is the cause of my sickness. But he was right when he said we (me, my HC, and my parents-esp Mom) are too difficult to find the right moment to talk about it. And he said this was the right moment for him to tell us and to give us help if we think we need mediator... Well, I was just silent but my HC told all about our problem to him. And he gave us many words which I think those words are right...

My body was still not well but he said it would be better after this talk. Yeah, I was so happy at that time, at least one problem have been solved. We (me n my HC) were planning to talk the next day, it means today.

What about my sickness... It was not getting better, coz I could still feel something stopping me to freely breathe... Then I vomited and felt a lil relieve. But at night it's getting worse again. Thank God mom asked my to sit sleeping. I couldn't sleep but at last I felt so tired being like that and tried to lay down my body and... I slept...

(To be continued)

Friday, 27 May 2011

My Students Birthday

It is a story about three days ago, two days ago, and yesterday...

Another ordinary class with extra-ordinary students...

This most diligent student came earlier than usual (he usually comes 30mins late but this time he comes on time). Well I started the class and discussed school materials, then the second boy come, he is the most unpredictable boy I have ever known, I am often irritated by him, but well the more I get to know him, the more I know him, and the more I let him be like him (I always try to tell myself that if you cannot change him, you should change the way you see him, I do it till now... Trying hard to do so). Thinking a bout him reminds me a proverb, "If you want to change a man, change him when he was born" XD

The teaching and learning activity ran well, and suddenly I check the presence list and I found something, birth date of some students. And there stated 26/5... My eyes suddenly blinking fast... "Treat... Treat... Treat...," that sound surrounding my head. So I said, "Wow, there will be a celebration tomorrow, won't it?" That unpredictable boy was just smiling, recognising what I thought... And he said, "Okay, I treat you next meeting... Where?" We are all thinking and giving ideas, and finally we agreed to have a class @aQuanos Cafe near the course place.

While we were talking abt it another student came, she is now the only girl student we have. She's so nice but so shy, seems like she doesn't get used to a class like this (she was from other class but since all of her friends who are vocational high school students are on job training, she was moved to this class). I asked her to join the party, too.

ShoutMix chat widget

interstate removalists